Harris J datang lagi ke Indonesia! Setelah tahun lalu datang untuk mempromosikan lagu Salam Alaikum, kini Harris datang dengan sebuah kampanye anti bullying.

Keprihatinan Harris terhadap bullying makin tinggi. “Ini adalah isu global. Banyak korban bullying yang bahkan berakhir dengan bunuh diri. Juga yang aku tahu, setiap hari ada enam anak yang bunuh diri, karena bullying,” cerita Harris.

Yang bikin Harris punya concern tinggi terhadap isu ini didasarkan pada pengalamannya. “Alhamdulilah, aku nggak pernah mengalami di-bully. Tapi, teman dari adikku bunuh diri, karena merasa di-bully. Aku dan adikku shock banget. Seluruh lingkunganku juga kaget. Soalnya, ini adalah hal pertama yang terjadi di lingkunganku. Juga, kami semua nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengannya,” kata Harris.

“Makanya, aku selalu berusaha bikin orang nyaman denganku, sehingga orang tersebut mau curhat. Karena, hal terburuk dari bullying adalah nggak tahu harus bicara dengan siapa,” tambahnya.

Menurut Harris, korban bullying tidak seharusnya merasa malu. “Justru harusnya, yang merasa malu adalah si pem-bully. Soalnya dia yang membuat situasinya jadi buruk,” ungkapnya. “Jadi, bila ada diantara kita yang merasa di-bully, kita harus memberitahu orang sebanyak-banyaknya, agar mereka malu. Semoga dengan kita memberi tahu orang lain, orang yang mendengar bisa melakukan sesuatu,” lanjut Harris.

Masalah bullying ini yang juga jadi latar belakang lagu Love Who You Are miliknya. “Verse pertama dari lagu ini diceritakan dari sudut pandang laki-laki, dan verse keduanya dari sudut pandang perempuan. Mereka adalah individu berbeda dan mendapat perlakukan berbeda juga dari orang sekitarnya. Saat sang perempuan memakai hijab untuk pertama kalinya, banyak yang melihatnya dengan cara berbeda. Banyak banget komentar yang diterimanya,” cerita Harris.

“Soalnya, bullying bisa terjadi lewat berbagai cara. Bisa cyber bullying, penindasan secara fisik, ucapan dan cara pandang,” tutupnya. (mt-r)