LHOKSEUMAWE (MuslimTalk News) – Para pelajar sering mengeluh mengenai Alquran. Mereka tidak punya waktu untuk tilawah apalagi menghafal alquran, ditambah lagi belum mampu mentadabbur alquran karena tidak paham bahasa arab. Demikian disampaikan Kepala Cabang PKPU Aceh, Hamdani saat membuka kegiatan “Jambore Alquran” berlangsung di Lhokseumawe, Sabtu-Kamis (26-31/12/2015).

Hamdani juga menambahkan jika kurang berinteraksi dengan alquran, maka akan lahir para intelektual yang hanya kaya ilmu tapi tanpa ruh. “Ilmu tanpa ruh akan kehilangan fungsi utamanya, yaitu untuk mengantarkan manusia kepada pengenalan (ma’rifah) kepada Allah SWT,” ujarnya.

Untuk menghindari generasi yang hanya punya ilmu dan kurang ruhiyah, lanjut Hamdani, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU mengadakan Jambore Alquran untuk anak-anak yatim seluruh Aceh yang berada di bawah asuhan PKPU. “Jumlah peserta sebanyak 212 anak yatim. Masih banyak anak yatim binaan PKPU yang belum bisa mengikuti Jambore Alquran ini karena keterbatasan tempat,” tutur Hamdani, dalam keterangan tertulis kepada MuslimTalk Radio, Senin (4/1/2016).

Kegiatan Jambore Alquran ini merupakan program pembelajaran Alquran secara intensif. Selama enam hari para peserta diajak untuk berinteraksi lebih dekat dengan Alquran. Target utama yang hendak dicapai dalam kegiatan ini adalah bertambah dan terjaganya hafalan Alquran para peserta. Program khusus tahsin alquran juga diberikan sebelum para peserta mulai menghafal.

Para peserta yatim Jambore Alquran in sangat bersemangat dan antusias menghafal. Acara yang dilaksanakan di Pondok Yatim Tahfizh Alquran PKPU Ar Raudhah Lhokseumawe ini telah banyak meluluskan hafizh dan hafizhah dalam kurun waktu 10 tahun paska tsunami.

“Untuk Jambore Alquran selanjutnya akan diadakan pada Juni 2016 dan akan dilaksanakan di Banda Aceh, sebagai tuan rumah pondok yatim tahfizh Alquran PKPU An Nur. Kegiatan Jambore Alquran bertujuan sebagai stimulus kepada anak-anak yatim agar ke depan tambah bersemangat dalam menghafal Alquran di pondok masing-masing,” ungkap Hamdani.

Pondok yatim PKPU, lanjut Hamdani, tersebar di Banda aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe dan Meulaboh. Peserta Jambore Alquran ini juga diikuti siswa siswi SMP PKPU di Aceh Besar. Kegiatan Jambore Alquran ini terlaksana antara TELKOM DES dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU. “Terima kasih TELKOM DES atas bantuan dan kerjasamanya,” pungkas Hamdani.

Hari terakhir diadakan long march menuju pantai sejauh 12 kilometer. Bersyukur, semua peserta sukses melewati rintangan dan tiba di Pantai Biru Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe sekaligus penutupan Jambore Alquran oleh Kepala Cabang PKPU Aceh, Tgk. Hamdani dan Manager Orphans PKPU Sumarna dan pembagian hadiah bagi para pemenang. (Asmadiredja)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.